A story, a
letter and another side of me….
This is for
her, on her special moment…
Entah sejak kapan tepatnya gadis
minang manis nan ayu pemilik senyuman indah itu berhasil memikatku. Tapi yang
jelas setiap kali ku berpapasan dengannya di koridor kelas di kampus, aku merasa
gugup, ada sesuatu yang berbeda ketika ku berusaha tuk sekedar menatap matanya
saja. Klise mungkin, tapi perasaan itu muncul tak cuma sekali, tapi menjadi
suatu rutinitas. Menuntaskan rasa apa yang sebenarnya ku alami, ku mencoba mencari
tahu tentang dia, mencoba berusaha mengenal siapa dia, bagaimana dia dan
mengumpulkan keberanian untuk sekedar melihat dalam kedua bola matanya. Waktu
itu ku teringat, ketika pertama kalinya aku berusaha mencari tahu tentangnya, aku
menemukan sebuah tembok besar, atau mungkin sebuah arus bahkan ombak menggulung
yang berlawanan arah, berusaha menerjangku yang baru saja ingin berjalan ke
arahnya. Dia telah berdua.